Kamis, 13 Oktober 2011

STM PEMBANGUNAN


STM PEMBANGUNAN


Sekolah ini mulai dirintis pada tahun 1969/1970 saat dicanangkannya program PELITA 1 pada masa kabinet Pembangunan Presiden Soeharto. Tahun 1970/1971 pemerintah mulai menyelesaikan PROYEK PERINTIS SEKOLAH TEKNOLOGI MENENGAH PEMBANGUNAN dengan lama pendidikan selama 4(empat) tahun dimana Jakarta dan Semarang diselesaikannya lebih dulu dan diresmikan oleh Presiden RI, Bapak Soeharto di Jakarta tanggal 1 Juli 1971 dan di Semarang tanggal 7 Juli 1971 disusul di Yogyakarta tanggal 29 Juli 1972.
Tahun 1973 selesailah pembangunan 5 (lima) Proyek Perintis STM Pembangunan di Surabaya, Ujung Pandang, Bandung, Pekalongan dan Temanggung. Sedangkan pada tahun 1974 selesai 4 (empat) Instalasi Pendidikan Teknik Lainnya yaitu di Jember, Boyolali, Tanggeang dan Metro, yang disebut dengan Sekolah Menengah Teknologi Pertanian dengan lama belajar hanya 3 (tiga) tahun saja.
Dengan demikian hanya ada 8 (delapan) Proyek Perintis STM Pembangunan di Indonesia, yaitu :
·         STM Pembangunan Semarang / SMK N 7 Semarang
·         STM Pembangunan Yogyakarta / SMK N 2 Depok Sleman Yogyakarta
·         STM Pembangunan Surabaya / SMK N 5 Surabaya
·         STM Pembangunan UjungPandang / SMK N 5 Makassar
·         STM Pembangunan Bandung / SMK N 1 Cimahi
·         STM Pembangunan Pekalongan / SMK N 3 Pekalongan
·         STM Pembangunan Temanggung / SMK N 1 Temanggung


Sejak tahun 1971 sampai tahun 1985, dinamakan Proyek Perintis Sekolah Teknologi Menengah Pembangunan, sedangkan sejak tahun 1986 status Proyek tidak dipakai lagi dan diubah menjadi Sekolah Teknologi Menengah Negeri Pembangunan (STMN Pembangunan) yang memiliki kompetensi jurusan diantaranya :
·         Mesin Produksi
·         Otomotif
·         Listrik
·         Elektro
·         Informatika
·         Audio Video
·         Bangunan
·         Kimia
·         Arkeolog
·         Pertanian
·         Pertambangan
·         Perikanan
·         Pengelasan.
·         Pendingin
·         Mekatronika
·         Alat Berat
·         Transmisi
·         Teknik Pendingin dan Tata udara
·         Kontrol Mekanik
·         Kontrol Proses
·         Rekayasa Perangkat Lunak
·         Broadcasting

Tapi tentunya nggak di setiap STM Pembangunan jurusannya lengkap kayak gtu. Masing-masing berbeda. Daftar semua tu kumpulan dari macam-macam jurusan di 8 (delapan) STM Pembangunan di Indonesia.  

“Saya ndiri skarang sekolah di SMK N 26 Jakarta jurusan Otomotif.”
“Oia,,,STM Pembangunan tu Sekolah Kejuruan Unggulan lho............................”

Thx,,,q.

Minggu, 09 Oktober 2011

Riwayat Sakichi Toyoda


Sakichi Toyoda (豊田 佐吉 Toyoda Sakichi, 14 Februari 1867 – 30 Oktober 1930) adalah penemu dan industrialis Jepang yang ikut mendirikan Toyota Industries. Ia dilahirkan di Kosai, Shizuoka sebagai anak tukang kayu yang miskin, tapi begitu sukses hingga dikenal sebagai bapak revolusi industri Jepang. Julukannya adalah "Raja Penemu dari Jepang".
Toyoda menciptakan berbagai jenis mesin tenun. Penemuannya yang paling terkenal adalah mesin tenun sistem otomatis (Jidoka) yang dapat berhenti sendiri bila terjadi gangguan teknis. Sistem Jidoka nantinya dijadikan bagian dari sistem produksi yang disebut Sistem Produksi Toyota.
Sakichi Toyoda memiliki dua adik laki-laki, Sasuke Toyoda dan Heikichi Toyoda (ayah dari Eiji Toyoda). Putranya yang bernama Kiichiro Toyoda menjadi pendiri Toyota Motor Corporation. Selain itu, ia juga memiliki seorang anak perempuan yang bernama Aiko Toyoda. Atas jasanya, Toyoda diberi penghargaan Blue Ribbon Award dan Order of Merit Third Class dari pemerintah Jepang.